Jenis Sosialisasi

Jenis Sosialisasi

  Jenis Sosialisasi

   Sosialisasi dapat dilakukan dari lingkungan yang paling dekat hingga berkembang ke lingkungan sosial yang lebih luas. Tahapan proses sosialisasi tersebut dapat dikelompokkan ke dalam dua jenis sebagai berikut :


   A. Sosialisasi Primer

   Sosialisasi primer merupakan sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil sampai ia menjadi anggota masyarakat. Sosialisasi primer berlangsung mulai balita, anak - anak, dalam teman sepermainan, dan memasuki masa sekolah. Dalam tahap tersebut, peran orang - orang yang terdekat dengan anak menjadi sangat penting sebab seorang anak melakukan pola interaksi secara terbatas.

   Corak kepribadian anak akan sangat ditentukan oleh corak kepribadian dan interaksi yang terjadi antara anak dan anggota keluarga terdekat, teman - temannya, dan sekolah. Dengan demikian, sosialisasi primer mengacu bukan saja pada masa awal anak mulai menjalani sosialisasi, tetapi lebih dari itu. Alasannya apapun yang diserap anak di masa tersebut akan menjadi ciri mendasar kepribadian anak setelah dewasa.

   B. Sosialisasi Sekunder

   Sosialisasi sekunder merupakan proses sosialisasi kelanjutan dari sosialisasi primer. Proses ini terjadi ketika individu dimasukkan ke dalam kelompok tertentu dalam masyarakat. Sosialisasi i ni diawali dengan istilah "desosiasi", dan "resolisasi". Dalam proses "desosialisasi", seseorang mengalami "pencabutan" identitas diri yang lama. Adapun dalam "resolisasi", seseorang diberi suatu identitas diri yang baru, misalnya seorang murid yang sudah lulus sekolah, kemudian memasuki jenjang Perguruan Tinggi.

   Menurut Goffman (1961), kedua proses tersebut biasanya berlangsung dalam institusi total, yaitu tempat tinggal dan tempat bekerja. Dalam kedua institusi tersebut, terdapat sejumlah individu dalam situasi yang sama, terpisah dari masyarakat luas dalam jangka waktu tertentu, bersama - sama menjalani hidup yang terkungkung, dan diatur secara formal. Institusi total tersebut contohnya lembaga permasyarakatan, rumah sakit jiwa, atau lembaga pendidikan militer.

Related Posts: