Persebaran Fauna di Indonesia

Persebaran Fauna di Indonesia

   Hewan - hewan di Indonesia memiliki tipe Oriental (Kawasan Barat Indonesia) dan Australia (Kawasan Timur Indonesia) serta peralihan.

   A. Kawasan Indonesia Barat (Oriental)

   Meliputi Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Hewan di kawasan ini memiliki ciri - ciri sebagai berikut.

   1. Banyak spesies mamalia yang berukuran besar, misalnya gajah, banteng, harimau, badak. Mamalia berkantung jumlahnya sedikit, bahkan hampir tidak ada.
   2. Terdapat berbagai macam kera, misalnya : bekantan, tarsius, orang utan.
   3. Terdapat hewan endemik, seperti badak bercula satu, binturong (Aretictis binturang), monyet (Presbytis thomari), tarsius (Tarsius bancanus), kukang (Nycticebus coucang).
   4. Burung - burung memiliki warna bulu yang kurang menarik, tetapi dapat berkicau. Burung - burung yang endemik, misalnya : jalak bali (Leucopsar nothschili), elang jawa, murai mengkilat, elang putih (Mycrohyerax latifronx).

   Antara kawasan Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian timur dibatasi oleh Garis Wallace.

   B. Kawasan Indonesia Timur (Australia)

   Meliputi daerah Irian, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara. Jenis - jenis hewan di Indonesia bagian timur, relatif sama dengan Australia. Ciri - ciri hewannya adalah : 
   1. Mamalia berukuran kecil
   2. Banyak hewan berkembang
   3. Tidak terdapat spesies kera.
   4. Jenis - jenis burung memiliki warna yang beragam

   Irian jaya (Papua) memiliki hewan mamalia berkantung, misalnya : kanguru kuskus. Papua juga memiliki koleksi burung terbanyak, dan yang paling terkenal adalah burung Cenderawasih. Di Nusa Tenggara, terutama di pulau Komodo, terdapat reptilian terbesar yaitu komodo. Pulau komodo saat ini masuk dalam salah satu nominasi "New Seven Wonders In The World". Antara fauna kawasan Indonesia timur dan tengah dibatasi oleh garis Webber.

   C. Kawasan Peralihan

   Daerah peralihan meliputi daerah di sekitar garis Wallace yang terbentang dari Sulawesi sampai kepulauan Maluku. Jenis hewannya antara lain tarsius, maleo, anoa dan babi rusa. Kawasan Indonesia peralihan bisa disebut juga daerah Wallace.

   D. Hewan dan Tumbuhan Langka di Indonesia

   Di Indonesia banyak terdapat hewan dan tumbuhan yang telah langka. Hewan langka misalnya babirusa, harimau Sumatra, Harimau Jawa, macan kumbang, orangutan di Sumatra dan di Kalimantan, badak Sumatra, tapir, gajah asia, bekantan, komodo, banteng, cendrawasih, kanguru pohon, maleo, kakatua raja, rangkong, kasuari, buaya muara, buaya irian, penyu tempayan, penyu hijau, ular sanca bodo, sanca hijau dan bunglon sisir. 

   Tumbuh - tumbuhan langka misalnya bedali, putat, kepuh, bungur, nangka celeng, kluwak, bendo, mundu, sawo kecil, winong, bayur, gandaria, matoa, sukun berbiji.

   E. Hewan dan Tumbuhan Endemik di Indonesia 

   Di Indonesia banyak terdapat hewan dan tumbuhan endemik. Hewan dan tumbuhan endemik Indonesia artinya hewan dan tumbuhan itu hanya ada di Indonesia. tidak terdapat di negara lain. Hewan yang endemik misalnya harimau jawa, harimau bali (sudah punah), jalak bali putih di Bali, badak bercula satu di Ujung Kulon, binturong, monyet, tarsius di Sulawesi Utara, kukang, maleo (hanya di Sulawesi), komodo di Pulau Komodo dan sekitarnya.

   Tumbuhan yang endemik terutama dari genus Rafflesia misalnya Rafflesia arnoldi (endemik di Sumatra Barat, Bengkulu, dan Aceh), R. borneensis (Kalimantan), R. Cilliata (Kalimantan Timur), R. horsfilldii (Jawa), R. Patma (Nusa Kambangan dan Pangandasran), R. rochussenii (Jawa Barat), dan R. contleyi (Sumatra bagian timur).

Related Posts:

Ekosistem Air Tawar

   Ekosistem air tawar dibedakan menjadi dua, yaitu ekosistem air tenang (lentik), misalnya danau dan rawa. Dan ekosistem air mengalir (lotik), misalnya sungai dan air terjun. Ciri - ciri ekosistem air tawar yaitu : 

   a. Kadar garam / salinitasnya sangat rendah, bahkan lebih rendah dari kadar garam protoplasma organisme akuatik.
   b. Variasi suhu sangat rendah.
   c. Penetrasi cahaya matahari kurang.
   d. Dipengaruhi oleh iklim dan cuaca.

   Hampir semua golongan tumbuhan terdapat pada ekosistem air tawar, baik tumbuhan tingkat tinggi (Dikotil dan Monokotil) maupun tumbuhan tingkat rendah (jamur, ganggang biru, ganggang hijau). Sedangkan fauna yang terdapat di ekosistem air tawar adalah hampir semua filum dari dunia hewan. Misalnya protozoa, spans, cacing, molluska, serangga, ikan, amfibi, reptilia, burung, dan mammalia. Ada yang selalu hidup di air, ada pula yang ke air bila mencari makanan saja.

   Hewan yang selalu hidup di air mempunyai cara beradaptasi dengan lingkungan yang berkadar garam rendah. Pada ikan dimana kadar garam protoplasmanya lebih tinggi daripada air, mempunyai cara beradaptasi dengan sedikit minum. Hal ini disebabkan air yang masuk ke dalam tubuh secara terus - menerus dikeluarkan melalui proses osmosis. Garam dari dalam air diabsorbsi melalui insang secara aktif. Air diekskresikan melalui ginjal secara berlebihan. Selain itu juga diekskresikan melalui insang dan saluran pencernaan.

   Organisme yang hidup di air tawar dikelompokkan menjadi : 

   A. Berdasarkan Cara Memperoleh Makanan

   1. Organisme Autotrof

   Organisme autotrof adalah organisme yang dapat mensintesis / membuat makanannya sendiri. Tumbuhan hijau tergolong organisme autotrof, peranannya sebagai produsen dalam ekosistem air tawar.

   2. Fagotrof dan Sapotrof

   Merupakan konsumen dalam ekosistem air tawar. Fagotrof adalah pemakan organisme lain, sedang Sapotrof adalah pemakan sampah atau sisa organisme lain.

   B. Berdasarkan Kebiasaan Kehidupan Dalam Air

   1. Plankton 

   Terdiri atas fitoplankton (plankton tumbuhan) dan zooplankton (plankton hewan), merupakan organisme yang gerakannya pasif selalu dipengaruhi oleh arus air.

   2. Nekton

   Organisme yang bergerak aktif berenang. Contoh : Ikan, serangga air

   3. Neston

   Organisme yang beristirahat dan mengapung di permukaan air.

   4. Bentos

   Organisme yang hidup di dasar perairan.

   5. Perifiton

   Organisme yang melekat pada suatu substrat (batang, akar, batu - batuan) di perairan.

   C. Berdasarkan Fungsinya

   1. Produsen

   Produsen terdiri dari Bolongan ganggang, ganggang hijau dan ganggang biru, golongan spermatophyta, misal eceng gondok, teratai, kangkung, genjer, kiambang.

   2. Konsumen

   Konsumen meliputi hewan - hewan, serangga, udang, siput, cacing dan hewan - hewan lainnya.

   3. Dekomposer / Pengurai

   Dekomposer / Pengurai sebagian besar terdiri atas bakteri dan mikroba lain.

   D. Berdasarkan Intesitas Cahaya

   1. Daerah Litoral 

   Daerah litoral adalah daerah air dangkal, sinar matahari dapat menembus sampai dasar perairan. Organisme daerah litoral adalah tumbuhan yang berakar, udang, cacing dan fitoplankton.

   2. Daerah Limnetik

   Daerah limnetik adalah daerah terbuka yang masih dapat ditembus oleh cahaya matahari. Organisme daerah ini adalah plankton, neston dan nekton.

   3. Daerah Profundal

   Daerah profundal adalah daerah perairan tawar yang dalam sehingga sinar matahari tidak dapat menembusnya. Produsen sudah tidak ditemukan lagi.

Related Posts:

Macam - Macam Sistem Demokrasi

   Ada banyak macam - macam demokrasi di dunia ini. Demokrasi terbagi berdasarkan cara penyampaian pendapat, berdasarkan titik perhatian atau prioritasnya, berdasarkan prinsip Ideologi, berdasarkan wewenang dan hubungan antar Alat Kelengkapan Negara.

   A. Demokrasi Berdasarkan Cara Penyampaian Pendapat

   1) Demokrasi Langsung

   Dalam demokrasi langsung, rakyat diikutsertakan dalam proses pengambilan keputusan untuk menjalankan kebijakan pemerintahan. Demokrasi langsung dikenal sebagai demokrasi bersih. Di sinilah rakyat memiliki kebebasan secara mutlak memberikan pendapatnya, dan semua aspirasi mereka dimuat dengan segera di dalam satu pertemuan. Jenis demokrasi ini dapat dipraktekan hanya dalam kota kecil dan komunitas yang secara relatif belum berkembang, di mana secara fisik memungkinkan seluruh pemilih untuk bermusyawarah dalam satu tempat, walaupun permasalahan pemerintahan tersebut bersifat kecil.

   Demokrasi langsung berkembang di negara kecil Yunani kuno dan Roma. Demokrasi ini tidak dapat dilaksanakan di dalam masyarakat yang kompleks dan negara yang besar.

   2) Demokrasi Tidak Langsung atau Demokrasi Perwakilan

   Demokrasi ini dijalankan oleh rakyat melalui wakil rakyat yang dipilih hanya melalui Pemilu. Rakyat memilih wakilnya untuk membuat keputusan politik. Aspirasi rakyat disalurkan melalui wakil - wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat. Menurut Garner di dalam negara yang besar dan modern ini diperlukan sistem demokrasi secara repressentatif yaitu wakil rakyat yang akan menjalankan atau menyampaikan semua aspirasi rakyat di dalam pertemuan.

   3) Demokrasi Perwakilan dengan Sistem Pengawasan Langsung dari Rakyat

   Demokrasi ini merupakan campuran antara demokrasi langsung dengan demokrasi perwakilan. Rakyat memilih wakilnya untuk duduk di dalam lembaga perwakilan rakyat, tetapi wakil rakyat dalam menjalankan tugasnya diawasi rakyat melalui referendum dan inisiatif rakyat.

   B. Demokrasi Berdasarkan Titik Perhatian atau Prioritasnya

   1) Demokrasi Formal

   Demokrasi ini secara hukum menempatkan semua orang pada kedudukan yang sama dalam bidang politik, tanpa mengurangi kesenjangan ekonomi. Individu diberi kebebasan yang luas, sehingga demokrasi ini disebut juga demokrasi liberal.

   2) Demokrasi Material

   Demokrasi material memandang manusia mempunyai kesamaan dalam bidang sosial - ekonomi, sehingga persamaan bidang politik tidak menjadi prioritas. Demokrasi semacam ini dikembangkan di negara sosialis - komunis.

   3) Demokrasi Campuran

   Demokrasi ini merupakan campuran dari kedua demokrasi tersebut di atas. Demokrasi ini berupaya menciptakan kesejahteraan seluruh rakyat dengan menempatkan persamaan derajat dan hak setiap orang.

   C. Demokrasi Berdasarkan Prinsip Ideologi

   1) Demokrasi Liberal

   Demokrasi ini memberikan kebebasan yang luas pada individu. Campur tangan pemerintah diminimalkan bahkan ditolak. Tindakan sewenang - wenang pemerintah terhadap warganya dihindari. Pemerintah bertindak atas dasar konstitusi ( hukum dasar ). 

   2) Demokrasi Rakyat atau Demokrasi Proletar

   Demokrasi ini bertujuan menyejahterakan rakyat dan tidak mengenal perbedaan kelas. Semua warga negara mempunyai persamaan dalam hukum dan politik.

   D. Demokrasi Berdasarkan Wewenang dan Hubungan antar Alat Kelengkapan Negara

   1) Demokrasi Sistem Parlementer

   Ciri - ciri pemerintahan parlementer : 
   a) DPR lebih kuat dari pemerintah.
   b) Menteri bertanggung jawab pada DPR.
   c) Program kebijaksanaan kabinet disesuaikan dengan tujuan politik anggota parlemen.
   d) Kedudukan kepala negara sebagai simbol.
   e) Tidak dapat diganggu gugat.

   2) Demokrasi Sistem Pemisahan / Pembagian Kekuasaan (Presidensial)

   Ciri - ciri pemerintahannya : 
   a) Negara dikepalai presiden.
   b) Kekuasaan eksekutif presiden dijalankan berdasarkan kedaulatan yang dipilih dari dan oleh rakyat melalui badan perwakilan.
   c) Presiden mempunyai kekuasaan mengangkat dan memberhentikan menteri.
   d) Menteri tidak bertanggung jawab kepada DPR, melainkan kepada presiden.
   e) Presiden dan DPR mempunyai kedudukan yang sama sebagai lembaga negara, dan tidak dapat saling membubarkan.

Related Posts:

Sejarah Demokrasi Dunia

   A. Pada Zaman Yunani

   Pada mulanya sistem demokrasi berada pada zaman yunani kuno abad ke 6 sampai dengan abad ke 3 SM, bangsa Yunani pada saat itu menganut demokrasi langsung yaitu dimana keputusan - keputusan politik dibuat berdasarkan keputusan mayoritas dari warga Yunani dan dijalankan langsung oleh seluruh warga negara.

   B. Lahirnya Magna Carta (Piagam Besar Tahun 1215)

   Pada perkembangan demokrasi abad pertengahan telah menghasilkan Magna Carta, yang merupakan semacam kontrak antara beberapa bangsawan dan Raja Johan dari Inggris di mana untuk pertama kali seorang raja yang berkuasa mengikatkan diri untuk mengakui dan menjamin beberapa hak dan previlagees dari bawahannya sebagai imbalan untuk menyerahkan dana untuk keperluan perang dan sebagainya. Biarpun piagam ini lahir dalam suasana yang feodal dan tidak berlaku pada rakyat jelata namun dianggap sebagai tonggak perkembangan gagasan demokrasi.

   C. Lahirnya Revolusi Prancis dan Revolusi Amerika Pada Akhir Abad ke 18

   Pada akhir abad ke 18 beberapa pemikiran menghasilkan Revolusi Prancis dan Amerika, pemikiran tersebut antara lain bahwa manusia mempunyai hak politik yang tidak boleh diselewengkan oleh raja dan menyebabkan dilontarkan kecaman terhadap raja, yang pada masa itu mempunyai kekuasaan tidak terbatas. Perlawanan terhadap kedudukan raja yang absolut didasarkan atas suatu teori rasionalistis yang dikenal dengan social contract (kontrak sosial). Menurut Jhon Locke hak - hak politik meliputi hak atas hidup, atau kebebasan dan hak untuk milik, Montesque mencoba menyusun suatu sistem yang dapat menjamin hak - hak politik, yang kemudian dikenal dengan trias politica.

   D. Demokrasi Konstitusional Pada Abad ke 19 dan 20

   Akibat dari keinginan menyelenggarakan hak - hak politik secara efektif timbullah gagasan bahwa cara yang terbaik untuk membatasi kekuasaan pemerintah ialah dengan suatu konstitusi. Undang - undang menjamin hak - hak politik dan menyelenggarakan pembagian kekuasaan Negara dengan sedemikian rupa, sehingga kekuasaan parlemen dan lembaga hukum. Gagasan ini dinamakan constitusionalism, sedangkan negara yang menganut gagasan ini disebut constitusional state.

   Pada permulaan abad ke 20 gagasan mengenai perlunya pembatasan kekuasaan mendapatkan perumusan yuridis, dari beberapa ahli hukum di antaranya ahli hukum Eropa Barat yaitu Immanuel Kant memakai istilah Rechtsstaa, sedangkan menurut A.V. Dicey memakai istilah Rule of Law. Dalam abad ke 20 gagasan bahwa pemerintah dilarang campur tangan dalam urusan warga negara baik dibidang sosial maupun ekonomi lambat laun berubah menjadi gagasan bahwa pemerintah bertanggung jawab atas kesejahteraan rakyat dan oleh karenanya harus aktif mengatur kehidupan ekonomi dan sosial.

   Sesudah perang Dunia II International Commission of Jurists tahun 1965 memperluas konsep mengenai Rule of Law, bahwa di samping hak - hak politik juga hak - hak sosial dan ekonomi harus diakui dan dipelihara, dalam arti bahwa standar dasar sosial ekonomi. International Commission of Jurists dalam konferensinya di Bangkok menetapkan perumusan yang paling umum mengenai sistem politik yang demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan dimana hak untuk membuat suatu keputusan - keputusan politik diselenggarakan oleh warga negara melalui wakil yang dipilih oleh mereka dan yang bertanggung jawab kepada mereka melalui suatu proses pemilihan yang bebas dan hal tersebut dinamakan "demokrasi berdasarkan perwakilan". Hendri B. Manyo merumuskan beberapa nilai yang mendasari demokrasi yaitu : 

   1) Menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembaga.
   2) Menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam suatu masyarakat yang sedang berubah.
   3) Menyelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur.
   4) Membatasi pembatasan kekerasan sampai batas minimum.
   5) Mengakui serta menganggap wajar adanya keanekaragaman.
   6) Menjamin tegaknya keadilan.

Related Posts:

Lembaga Peradilan Nasional

   Lembaga Peradilan Nasional

   Peradilan nasional berarti tata cara atau sistem peradilan yang dilaksanakan di Indonesia. Peradilan tidak dapat dipisahkan dengan kekuasaan kehakiman. Berikut lembaga peradilan di Indonesia.

   A. Mahkamah Agung (MA)

   Mahkamah Agung adalah pemegang pengadilan negara tertinggi dari semua lingkungan peradilan yang dalam melaksanakan tugasnya terlepas dari pengaruh pemerintah dan pengaruh lain. Tugas dan Fungsi MA yaitu sebagai berikut : 
   
   1) Melakukan pengawasan tertinggi terhadap penyelenggaraan peradilan dalam menjalankan kekuasaan kehakiman.
   2) Mengawasi tingkah laku dan perbuatan hakim dalam menjalankan tugasnya.
   3) Mengawasi semua perbuatan hakim.
   4) Untuk kepentingan negara dan keadilan, MA memberi peringatan teguran dan petunjuk, baik melalui surat tersendiri maupun surat edaran.

   Wewenang MA adalah sebagai berikut.
   1) Memeriksa dan memutus permohonan kasasi.
   2) Memeriksa dan memutus sengketa tentang kewenangan mengadili.
   3) Memeriksa dan memutus permohonan peninjauan kembali putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
   4) Menguji secara materiil terhadap peraturan perundang - undangan di bawah UU.
   5) Meminta keterangan tentang hal - hal yang bersangkutan dengan teknis peradilan
   6) Memberi petunjuk serta teguran / peringatan kepada pengadilan tanpa mengurangi kebebasan hakim dalam memeriksa dan memutus perkara.
   7) Memeriksa dan memutus permohonan peninjauan kembali pada tingkat pertama dan terakhir atas putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

   B. Mahkamah Konstitusi (MK)

   Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu lembaga yang melaksanakan tugas di bidang kekuasaan kehakiman sesuai amanat UUD 1945. Wewenang Mahkamah Konstitusi menurut UUD 1945, antara lain sebagai berikut.
   
   1) Menguji UU terhadap UUD.
   2) Memutuskan sengketa kewenangan antar lembaga negara.
   3) Memutuskan pembubaran partai politik.
   4) Memutuskan perselisihan tentang hasil pemilihan umum.

   C. Komisi Yudisial (KY)

   Komisi yudisial dibentuk dengan tujuan untuk mewujudkan lembaga peradilan dan lembaga penegak hukum lainnya yang mandiri dan bebas dari pengaruh penguasa maupun pihak lain.

   Komisi yudisial berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung kepada DPR dan menegakkan kehormatan dan keluhuran martabat, serta menjaga perilaku hakim di semua lingkungan peradilan.

   D. Pengadilan Umum

   Pengadilan umum merupakan salah satu pelaku kekuasaan kehakiman bagi rakyat pencari keadilan pada umumnya. Kekuasaan kehakiman di lingkungan pengadilan umum dilaksanakan oleh pengadilan negeri dan pengadilan tinggi.

   1) Pengadilan negeri (pengadilan tingkat pertama)

   Merupakan pengadilan umum yang memeriksa dan memutuskan perkara dalam tingkat pertama dari perkara perdata dan pidana sipil untuk semua golongan penduduk. Pengadilan negeri berkedudukan di ibukota kabupaten / kota. Susunan pengadilan negeri terdiri atas pimpinan, hakim anggota, panitera, sekretaris, dan juru sita.

   Tugas dan kewenangan pengadilan negeri adalah sebagai berikut.
   a) Memeriksa sah / tidaknya penangkapan / penahanan yang diajukan tersangka, keluarga atau kuasanya kepada ketua pengadilan dengan menyebut alasannya.
   b) Memeriksa dan memutus dan menyelesaikan perkara pidana dan perdata di tingkat pertama.
   c) Tentang ganti rugi / rehabilitasi seseorang yang perkaranya dihentikan.
   d) Memberikan keterangan, pertimbangan dan nasihat hukum.
   e) Mengadakan pengawasan / pelaksanaan tugas dan tingkah laku hakim, panitera, sekretaris, dan juru sita.
   f) Mengawasi jalannya peradilan.
   g) Memberi petunjuk, teguran, dan peringatan.
   h) Mengawasi pekerjaan notaris di daerah hukumnya.

   2) Pengadilan tinggi (pengadilan tingkat kedua)

   Pengadilan tinggi mempunyai fungsi sebagai berikut.
   a) Menjadi pemimpin pengadilan negeri di dalam hukumnya.
   b) Mengawasi jalannya peradilan dan menjaga supaya peradilan diselesaikan dengan seksama dan wajar.
   c) Mengawasi dan meneliti perbuatan hakim pengadilan negeri.
   d) Untuk kepentingan negara dan keadilan dapat memberi peringatan, teguran, dan petunjuk kepada pengadilan negeri.

   Wewenang pengadilan tinggi adalah sebagai berikut.
   1) Mengadili perkara yang diputus oleh pengadilan negeri yang dimintakan banding.
   2) Memerintahkan pengiriman berkas perkara dan surat untuk diteliti dan menilai kecakapan hakim.

   E. Pengadilan di Lingkungan Peradilan Agama

   1) Pengadilan Agama

   Merupakan pengadilan yang memeriksa dan memutuskan perkara yang timbul antara orang Islam yang berkaitan dengan nikah, rujuk, talak, nafkah, waris, dan lain - lain.

   Wewenang pengadilan agama diantaranya sebagai berikut.
   a) Peradilan bagi rakyat pencari keadilan.
   b) Memeriksa, mengurus, dan menyelesaikan perkara perdata tertentu, yaitu perkawinan, warisan, wasiat, hibah, wakaf dan sedekah.

   2) Pengadilan Tinggi Agama

   Pengadilan tinggi agama merupakan pengadilan tingkat banding. Pengadilan ini berkedudukan di Ibu kota provinsi. Pengadilan tinggi agama mempunyai wewenang, yakni mengadili perkara yang menjadi kewenangan pengadilan agama tingkat banding dan berwenang mengadili di tingkat pertama dan terakhir sengketa antar pengadilan agama di daerah hukumnya.

   F. Pengadilan di Lingkungan Peradilan Militer

   Pengadilan ini memiliki wewenang sebagai berikut.
   1) Mengadili tindak pidana yang dilakukan oleh seorang yang pada waktu melakukan tindak pidana adalah prajurit, anggota suatu golongan atau badan atau yang dianggap atau dipersamakan atau dianggap sebagai prajurit berdasarkan UU.
   2) Memeriksa, memutus, dan menyelesaikan sengketa tata usaha angkatan bersenjata bersangkutan atas permintaan dari pihak yang dirugikan sebagai akibat yang ditimbulkan oleh tindak pidana yang menjadi dasar dakwaan dan sekaligus memutus kedua perkara tersebut dalam satu putusan.

   Pengadilan di lingkungan peradilan militer terdiri atas : 

   1. Pengadilan Militer 

   Pengadilan militer adalah pengadilan yang mengadili hanya dalam lapangan pidana bagi anggota TNI dan POLRI, seseorang yang dapat dipersamakan dengan TNI dan POLRI menurut UU, anggota jawatan / golongan yang dapat dipersamakan dengan TNI dan POLRI menurut UU, menurut keputusan menteri pertahanan yang ditetapkan dengan persetujuan menteri kehakiman harus diadili oleh pengadilan militer. Pelaksana tugas peradilan militer adalah mahkamah militer dan mahkamah militer tinggi.

   Tugas dan wewenang mahkamah militer adalah memeriksa, mengadili, memutuskan dan menyelesaikan perkara kejahatan dan pelanggaran yang dilakukan seorang militer berpangkat kapten ke bawah.

   Tugas dan wewenang mahkamah militer tinggi yaitu sebagai berikut.
   1) Mengadili pada tingkat pertama tindak pidana yang dilakukan seorang militer berpangkat mayor ke atas.
   2) Melaksanakan peradilan tingkat banding.
   3) Memutuskan tingkat pertama dan terakhir sengketa antara mahkamah militer tentang kewenangan mengadili di daerah hukumnya.

   2. Pengadilan Militer Tinggi

   Kewenangan pengadilan militer tinggi adalah : 
   1) Memeriksakan dan memutus perkara pada tingkat pertama : perkara pidana yang terdakwanya adalah prajurit atau salah satu prajuritnya berpangkat Mayor ke atas; serta menyelesaikan sengketa tata usaha angkatan bersenjata.
   2) Memeriksa dan memutus pada tingkat banding perkara pidana yang telah diputus oleh pengadilan militer dalam daerah hukumnya yang dimintakan banding.
   3) Memutus pada tingkat pertama dan terakhir sengketa kewenangan mengadili antara Pengadilan militer dalam daerah hukumnya.

   3. Pengadilan Militer Utama

   Kewenangan pengadilan militer utama adalah memeriksa dan memutus pada tingkat banding perkara pidana dan sengketa tata usaha angkata bersenjata yang telah diputus pada tingkat pertama oleh pengadilan militer tinggi dimintakan banding.

   4. Pengadilan Militer Pertempuran

   Kewenangan pengadilan militer pertempuran adalah memeriksa dan memutus pada tingkat pertama dan terakhir perkara pidana yang telah dilakukan oleh seorang prajurit di daerah pertempuran. Pengadilan militer pertempuran bersifat mobil. Mengikuti gerakan pertempuran dan berkedudukan serta berada di daerah pertempuran.

   G. Pengadilan di Lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN)

   1. Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)

   Pengadilan Tata Usaha Negara adalah badan usaha yang berwenang memeriksa dan memutuskan semua sengketa tata usaha negara dalam tingkat pertama. Sengketa dalam tata usaha negara adalah yang timbul dalam bidang tata usaha negara akibat dikeluarkannya keputusan tata usaha negara.

   Masalah yang menjadi jangkauan PTUN diantaranya sebagai berikut.
   1. Bidang Sosial, permohonan keputusan administrasi tentang penolakan permohonan izin.
   2. Bidang Ekonomi, permohonan yang berkaitan dengan perpajakan, merek, agraria, dan sebagainya.
   3. Function public, permohonan yang berhubungan dengan status atau kedudukan seseorang.
   4. HAM, permohonan yang berkaitan dengan pencabutan hak milik seseorang serta penangkapan dan penahanan yang tidak sesuai prosedur hukum

   Tugas dan wewenang PTUN adalah memeriksa, mengadili, memutus, dan menyelesaikan perkara sengketa tata usaha negara pada tingkat pertama.

   2. Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN)

   Pengadilan tinggi tata usaha negara berkedudukan di ibukota propinsi dan daerah hukumnya meliputi wilayah propinsi. Pengadilan tinggi tata usaha negara bertugas dan berwenang : 
   a. Memeriksa dan memutuskan sengketa tata usaha negara di tingkat banding.
   b. Memeriksa dan memutuskan di tingkat pertama dan terakhir sengketa kewenangan mengadili antara pengadilan tata usaha negara di dalam daerah hukumnya.
   c. Memeriksa, memutus, dan menyelesaikan di tingkat pertama sengketa tata usaha negara. PTTUN merupakan pengadilan tingkat banding.

Related Posts:

Agama Yang Diakui di Indonesia

Agama Yang Diakui di Indonesia

   Agama adalah prinsip kepercayaan kepada Tuhan dengan ajaran kebaktian dan kewajiban - kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan itu. Agama yang diakui di Indonesia adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Kong Hu Cu.

   A. Islam

   1. Nama kitab suci : Al - Qur'an.
   2. Nama penyebar : Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam.
   3. Permulaan : +- 1400 tahun lalu.
   4. Nama tempat ibadah : Masjid
   5. Hari besar keagamaan : Muharram, Maulid Nabi, Isra' Mi'raj, Nuzulul Qur'an, Idul Fitri, Idul Adha, dan Tahun Baru Hijriah.
 

   B. Kristen Protestan dan Katolik

   1. Nama kitab suci : Injil.
   2. Nama penyebar : Isa Al Masih / Yesus Kristus.
   3. Permulaan : +- 2000 tahun lalu.
   4. Nama tempat ibadah : Gereja.
   5. Hari besar keagamaan : Natal, Jumat Agung, Paskah, Kenaikan Isa Almasih, dan Pantekosta.

   C. Hindu

   1. Nama kitab suci : Weda
   2. Nama penyebar : Santana Dharma.
   3. Permulaan : Masa prasejarah.
   4. Nama tempat ibadah : Pura.
   5. Hari besar keagamaan : Nyepi, Saraswati, Pagerwesi, Galungan dan Kuningan.

   D. Buddha

   1. Nama kitab suci : Tri Pitaka.
   2. Nama penyebar : Sidharta Guatama.
   3. Permulaan : +- 2500 tahun lalu.
   4. Nama tempat ibadah : Vihara.
   5. Hari besar keagamaan : Waisak dan Katina.

   E. Kong Hu Cu

   1. Nama penyebar : Kong Hu Cu.
   2. Permulaan : 5 abad SM.
   3. Kitab Suci : Wu Ching dan Shing Shu.

Related Posts:

Cara Menulis Rumus di Microsoft Word

  Cara Menulis Rumus di Microsoft Word

Gimana ya cara untuk menuliskan rumus / formula di microsoft word? Lagi kepepet nih soalnya buat tugas?? Tenang mudah kok soalnya microsoft word sudah menyediakan tools nya dan kita tinggal pake saja. Berikut langkah – langkahnya :
1. Buka microsoft word di komputer lo, pasti udah pada bisa dongg ngebukanya.
2. Kemudian setelah microsoft word sudah terbuka, cari Menu Insert di menu bar.
Cara Menulis Rumus di Microsoft Word
Tampilan Microsoft Word, Klik Menu Insert

3. Setelah menu insert di klik, akan tersedia banyak menu pilihan. Kemudian lihat di bagian kanan ada bagian menu “Symbols” yang terdiri dari Equation dan Symbol.
Cara Menulis Rumus di Microsoft Word
Tampilan Menu Symbols, Klik Untuk Memperbesar

4. Lalu pilih Equation untuk membuat rumus, akan tersedia banyak rumus diantaranya adalah menulis pecahan, menulis akar, menulis sigma. Silahkan pilih yang lo butuhkan.
Tampilan Menu Equation
Tampilan Menu Equation, Klik Untuk Memperbesar

5. Misalnya nih gue mau bikin rumus buat mencari pH, tinggal pake yg “Limit and Log” dan tadaa, jadi dehh !
Tampilan Menu Equation
Pembuatan Rumus Mencari pH, Klik Untuk Memperbesar

Catatan :
Untuk membuat pangkat di formula / equation, tekan shift + 6 untuk menghasilkan " ^ "
Contoh : membuat 2 pangkat 3 tinggal tekan 2^3




Related Posts:

Kelebihan dan Kekurangan BUMS

Kelebihan dan Kekurangan BUMS

  Kelebihan dan Kekurangan BUMS

   1. Kelebihan dan Kekurangan Badan Usaha Perseorangan

   Kelebihan : 
   a. Cara pendirian badan usaha perorangan lebih mudah.
   b. Pemenuhan modal berasal sepenuhnya dari pemilik.
   c. Pengaturan kegiatan organisasi lebih mudah dan sederhana.
   d. Dominasi pemilik yang besar menyebabkan manajemennya juga sederhana.
   e. Tingkat pengenaan pajak juga kecil, karena ada komponen Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP).
   f. Kerahasiaan Perusahaan lebih terjamin.
   g. Tingkat keuntungan lebih maksimal karena tidak dibagi dengan pihak lain.
   h. Bebas melakukan kegiatan sesuai dengan keinginan pemilik.

   Kekurangan : 
   a. Tanggung jawab badan usaha tidak terbatas, artinya jika terjadi kerugian maka harta pribadi pemiliknya juga menjadi jaminan.
   b. Jumlah modal dan manajemen yang terbatas pada satu orang akan mengurangi kapasitas besarnya perusahaan.
   c. Kelangsungan hidup perusahaan tidak terjamin. Hal ini berkaitan dengan keberadaan pemilik yang cuma satu orang dimana bila pemiliknya berhalangan tetap atau meninggal maka penggantinya belum tentu dapat menjalankan perusahaan karena kurang berpengalaman.

   2. Kelebihan dan Kekurangan Firma

   Kelebihan : 
   a. Jumlah modal yang dapat dihimpun lebih besar daripada usaha perseorangan, sehingga kebutuhan terhadap modal lebih mudah terpenuhi.
   b. Seluruh pemilik firma saling bekerja sama mengelola sehingga perhatiannya terhadap badan usaha lebih besar.
   c. Pengambilan keputusan atau kebijakan lebih rasional dan akurat karena dilakukan oleh lebih dari satu orang.
   d. Kemampuan manajemen lebih besar karena adanya pembagian kerja diantara para anggota.
   e. Kelangsungan hidup perusahaan lebih terjamin.
   f. Mudah mendapatkan kredit dari pihak lain karena mempunyai kemampuan finansial yang lebih besar.
   g. Risiko lebih ringan karena risiko firma tidak ditanggung sendiri, namun ditanggung bersama oleh para pemilik.

   Kelemahan : 
   a. Sangat mudah dan rawan terjadi konflik antara anggota sekutu yang berakibatnya pada bubarnya badan usaha ini.
   b. Tanggung jawab para pemilik tidak terbatas artinya semua anggota akan bertanggung jawab sampai pada harta milik pribadi jika terjadi risiko kerugian pada badan usaha.
   c. Sekutu yang mengundurkan diri akan kesulitan mengambil modal pribadinya.
   d. Kesulitan dalam pengaturan kepengurusan (manajemen), karena semua pemilik dapat mengatur jalannya perusahaan.
   e. Kesalahan seorang sekutu yang mengakibatkan kerugian bagi firma harus ditanggung bersama - sama.

   3. Kelebihan dan Kekurangan CV

   Kelebihan : 
   a. Kebutuhan berupa modal lebih mudah terpenuhi karena berbentuk persekutuan.
   b. Tanggung jawab sekutu komanditer / pasif bersifat terbatas.
   c. Pemimpin badan usaha bisa dilaksanakan oleh dua orang atau lebih sehingga akan memudahkan dalam menyusun perencanaan yang matang dan akurat.

   Kelemahan : 
   a. Adanya pembedaan tugas dari sekutu pasif untuk tidak mengelola langsung kegiatan badan usaha.
   b. Rawan menimbulkan konflik intern di kalangan anggota.
   c. Adanya tanggung jawab yang tidak terbatas bagi sekutu aktif.
   d. Kelangsungan hidup CV sewaktu - waktu dapat terganggu.
   e. Diperlukan pengawasan secara kompleks terhadap sekutu aktif.

   4. Kelebihan dan Kekurangan PT

   Kelebihan : 
   a. Modal yang dikumpulkan lebih besar, yaitu melalui penjualan saham.
   b. Lebih mudah untuk melakukan perluasan usaha.
   c. Kemampuan mendapat kredit lebih baik.
   d. Tanggung jawab pemegang saham terbatas.
   e. Manajemen dapat dilakukan dengan lebih baik.
   f. Kelangsungan hidup PT lebih terjamin.
   g. Saham dapat diperjualbelikan secara bebas.

   Kekurangan : 
   a. Saham - sahamnya mudah diperdagangkan sehingga mudah menimbulkan spekulasi.
   b. Rahasia perusahaan kurang terjamin karena seluruh kegiatan perusahaan harus dilaporkan kepada pemilik modal / saham.
   c. Para pemegang saham kurang peduli terhadap kondisi perusahaan karena lebih mengutamakan peroleh dividen.
   d. Pajak perusahaan besar.
   e. Pembagian kekuasaan dan pengawasan kompleks.
   f. Diperlukan biaya yang relatif besar untuk mendirikan dan menjalankan perseroan terbatas.
   g. Keputusan tidak dapat diambil deng 

Related Posts:

Pelaku Pasar Modal

Pelaku Pasar Modal

  Pelaku Pasar Modal

   Para pelaku utama dalam pasar modal adalah perusahaan yang akan melakukan penjualan saham (emiten) dan pembeli atau pemodal (investor) yang akan membeli instrumen yang ditawarkan oleh emiten. Pasar modal menyediakan berbagai alternatif bagi para investor selain alternatif investasi lainnya, seperti : menabung di bank, membeli emas, asuransi, tanah dan bangunan, dan sebagainya. Para pelaku utamanya antara lain : emiten, perantara emisi, badan pelaksana pasar modal, bursa efek, perantara perdagangan efek dan investor.

   A. Emiten

   Yaitu badan usaha (perseroan terbatas) yang menerbitkan saham untuk menambah modal, atau menerbitkan obligasi untuk mendapatkan utang dari para investor di Bursa Efek.

   B. Perantara Emisi

   Perantara emisi, yang meliputi 3 pihak, yaitu sebagai berikut.
   a) Penjamin emisi (underwriter), yaitu perusahaan perantara yang menjamin penjualan emisi, dalam arti, jika saham atau obligasi belum laku, penjamin emisi wajib membeli agar kebutuhan dana yang diperlukan emiten terpenuhi sesuai rencana.
   b) Akuntan publik, yaitu pihak yang berfungsi memeriksa kondisi keuangan emiten dan memberikan pendapat apakah laporan keuangan yang telah dikeluarkan oleh emiten wajar atau tidak.
   c) Perusahaan penilai (appraisal), yaitu perusahaan yang berfungsi untuk memberikan penilaian terhadap emiten, apakah nilai aktiva emiten wajar atau tidak.

   C. Badan Pelaksana Pasar Modal

   Yaitu badan yang mengatur dan mengawasi jalannya pasar modal, termasuk mencoret emiten (delisting) dari lantai bursa dan memberikan sanksi kepada pihak - pihak yang melanggar peraturan pasar modal. Di Indonesia badan pelaksana pasar modal adalah BAPEPAM (Badan Pengawas dan Pelaksana Pasar Modal) yang merupakan lembaga pemerintah di bawah Menteri Keuangan.

   D. Bursa Efek

   Yaitu tempat diselenggarakannya kegiatan perdagangan efek pasar modal yang didirikan oleh suatu badan usaha. Di Indonesia, dahulu terdapat dua bursa efek, yaitu Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang dikelola PT Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (BES) yang dikelola oleh PT Bursa Efek Surabaya. Saat ini bursa efek tersebut telah digabung menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange.

   E. Perantara Perdagangan Efek

   Yaitu makelar (pialang / broker) dan komisioner yang hanya lewat kedua lembaga itulah efek dalam bursa boleh ditransaksikan. Makelar adalah perusahaan pialang (broker) yang melakukan pembelian dan penjualan efek untuk kepentingan orang lain dengan memperoleh imbalan. Adapun komisioner adalah pihak yang melakukan pembelian dan penjualan efek untuk kepentingan sendiri atau untuk orang lain dengan memperoleh imbalan.

   F. Investor

   Yaitu pihak yang menanamkan modalnya dalam bentuk efek di bursa efek dengan membeli atau menjual kembali efek tersebut.

Related Posts:

Profesi Penunjang Pasar Modal

Profesi Penunjang Pasar Modal

  Profesi Penunjang Pasar Modal

   Profesi penunjang adalah pihak - pihak yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, yang persyaratan dan tata cara pendaftarannya ditetapkan dengan peraturan pemerintah. Profesi penunjang ini terdiri dari akuntan, notaris, konsultan hukum, penilai dan profesi lain.

   A. Akuntan Publik

   Akuntan publik berperan dalam penyajian laporan informasi keuangan perusahaan baik yang akan berencana untuk go public maupun perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya (listed) di bursa. Salah satu tugas pokok dari akuntan publik adalah pasar modal melakukan audit atas laporan keuangan yang wajib disampaikan kepada regulator dan juga dipublikasikan secara berkala kepada publik lewat media massa setiap kuartal, semester dan tahunan.

   B. Notaris

   Notaris adalah pejabat umum yang berwenang dalam membuat akta perubahan anggaran dasar emiten. Notaris pasar modal juga menghadiri setiap Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan oleh emiten.

   C. Konsultan Hukum

   Konsultan hukum adalah ahli hukum yang memberikan dan menandatangani pendapat hukum mengenai emisi atau emiten. Dalam proses go public, konsultan hukum berfungsi memberikan pendapat dari segi hukum (legal opinion) mengenai keadaan emiten.

   D. Penilai 

   Penilai (appraiser) adalah pihak yang memberikan jasa profesional dalam menentukan nilai wajar suatu aktiva suatu perusahaan. Sementara penasihat investasi (investmen advisor), yaitu lembaga atau perorangan yang memberikan nasihat kepada emiten atau calon emiten yang berkaitan dengan masalah keuangan, seperti nasihat mengenai struktur modal yaitu menyangkut komposisi utang dan modal sendiri.

   E. Profesi lain

   Profesi lain pihak jasa profesi lain yang dapat memberikan pendapat atau penilaian sesuai dengan perkembangan pasar modal di masa mendatang dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.

Related Posts:

Lembaga Penunjang Pasar Modal

Lembaga Penunjang Pasar Modal

   Lembaga Penunjang Pasar Modal

    Lembaga penunjang adalah institusi penunjang yang turut serta mendukung pengoperasian pasar modal dan bertugas melakukan pelayanan kepada pegawai dan masyarakat umum. Lembaga penunjang ini terdiri dari biro administrasi efek, bank kustodian, wali amanat dan pemeringkat efek.

   A. Biro Administrasi Efek

   Biro Administrasi Efek (BAE) adalah lembaga penunjang pasar modal yang membantu mengadministrasikan efek, baik pada pasar perdana maupun pasar sekunder. Bentuk pelayanan yang diberikan BAE antara lain dalam bentuk pencatatan dan pemindahan kepemilikan efek.

   BIro Administrasi Efek merupakan perseroan yang dapat menyelenggarakan kegiatan usaha berdasarkan kontrak dengan emiten untuk pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan efek sebagai Biro Administrasi Efek dan telah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

   B. Bank Kustodian

   Bank kustodian adalah bank yang mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan untuk bertindak sebagai pihak yang memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yang berkaitan dengan efek serta jasa lain, termasuk menerima deviden, bunga dan hak - hak lain, menyelesaikan transaksi efek, serta mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya. Persyaratan dan tata cara pemberian persetujuan bagi bank umum sebagai kustodian diatur peraturan pemerintah.

   C. Wali Amanat

   Wali amanat adalah pihak yang mewakili kepentingan pemegang efek bersifat utang atau sukuk untuk melakukan penuntutan baik di dalam maupun di luar pengadilan, yang berkaitan dengan kepentingan pemegang efek bersifat utang atau sukuk tersebut tanpa surat kuasa khusus.

   Kegiatan perwaliamanatan dilakukan oleh bank umum dan pihak lain yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah untuk dapat menyelenggarakan kegiatan usaha sebagai wali amanat. Bank umum atau pihak lain wajib terlebih dahulu terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Adapun persyaratan dan tata cara pendaftaran wali amanat diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.

   D. Pemeringkat Efek

   Perusahaan pemeringkat efek adalah penasihat investasi berbentuk perseroan terbatas yang melakukan kegiatan pemeringkatan dan memberikan peringkat. Dalam melaksanakan kegiatannya, perusahaan pemeringkat efek wajib terlebih dahulu mendapatkan izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan.

   Perusahaan pemeringkat efek wajib melakukan kegiatan pemeringkatan secara bebas dari pengaruh pihak yang memanfaatkan jasa perusahaan pemeringkat efek, obyektif, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam pemberian peringkat. Perusahaan pemeringkat efek dapat melakukan pemeringkatan atas obyek pemeringkatan sebagai berikut :
   1. Efek bersifat utang, sukuk, efek beragun aset, atau efek lain yang dapat diperingkat.
   2. Sebagai pihak entitas (company rating), termasuk reksa dana dan dana investasi real estate berbentuk kontrak investasi kolektif.

   Dalam menjalankan usahanya, perusahaan pemeringkat efek wajib berdomisili dan melakukan kegiatan operasional di Indonesia. Selain itu, perusahaan pemeringkat efek juga wajib memiliki prosedur dan metodologi pemeringkatan yang dapat dipertanggungjawabkan, sistematis, dan telah melalui tahapan pengujian serta dilaksanakan secara konsisten dan bersifat transparan. Selanjutnya, perusahaan pemeringkat efek yang melakukan atas permintaan pihak tertentu, wajib membuat perjanjian pemeringkatan dengan pihak dimaksud.


Sumber : Buku Ekonomi Erlangga Kelas XI

Related Posts:

Peranan Pasar Modal dalam Perekonomian

Peranan Pasar Modal dalam Perekonomian

  Peranan Pasar Modal dalam Perekonomian

   Pasar modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi, yaitu : 

   Pertama, sebagai sarana pendanaan usaha atau sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang diperoleh dari pasar modal dapat digunakan untuk pengembangan usaha, ekspansi, penambahan modal kerja dan lain - lain. 

   Kedua, pasar modal menjadi sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen keuangan seperti saham, obligasi, reksa dana, dan lain - lain. Dengan demikian, masyarakat dapat menempatkan dana yang dimilikinya sesuai dengan karakteristik keuntungan dan risiko masing - masing instrumen.

   Keberadaan pasar modal dalam perekonomian modern sudah tidak dapat terelakkan lagi bagi seluruh negara di dunia ini, tidak terkecuali di Indonesia, Tingginya permintaan akan barang dan jasa akibat dari semakin banyaknya umat manusia di dunia ini membuat perusahaan, baik yang bergerak di bidang jasa dan perdagangan, harus mampu memenuhi semua order yang diinginkan masyarakat dunia secara global. Indonesia, merupakan negara yang masuk dalam kategori negara berkembang, kebutuhan masyarakat akan barang dan jasa sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan makin banyaknya perusahaan baru yang bermunculan di Indonesia, baik domestik maupun asing, karena pangsa pasar yang potensial ada di Indonesia.

   Pasar modal dapat menjadi salah satu alternatif jitu dalam pengembangan pembangunan ekonomi di Indonesia. Keberadaannya yang semakin berkembang semakin membuktikan bahwa pasar modal semakin dibutuhkan sebagai bagian dari realisasi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat baik barang maupun jasa. Kebutuhan perusahaan dalam hal modal dapat terealisasikan manakala perusahaan tersebut berkecimpung di pasar modal.

   Pasar modal memiliki posisi yang sangat penting dalam perkembangan perekonomian Indonesia. Kemajuan teknologi serta tingginya arus globalisasi membuat pasar modal Indonesia dapat menjadi icon pasar modal Asia Tenggara. Perkembangan pasar modal tersebut tidak akan dapat terealisasikan apabila tidak ada dukungan dari pemerintah dan masyarakat bagi pasar modal Indonesia. Peran pemerintah dapat berupa menciptakan stabilitas politik dan hukum, stabilitas iklim investasi Indonesia, dan sebagai pelindung dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi. Sementara masyarakat dapat berpartisipasi dengan menginvestasikan sahamnya di pasar modal.

   Peranan pasar modal dalam perekonomian nasional antara lain :
   1. Lembaga intermediasi (lembaga perantara) keuangan selain bank.
   2. Memungkinkan para pemodal berpartisipasi pada kegiatan bisnis yang menguntungkan (investasi).
   3. Memungkinkan kegiatan bisnis mendapat dana dari pihak luar dalam rangka perluasan usaha (ekspansi).
   4. Memungkinkan kegiatan bisnis untuk memisahkan operasi bisnis dan ekonomi dari kegiatan keuangan.
   5. Memungkinkan para pemegang surat berharga memeroleh likuiditas dengan menjual surat berharga yang dimiliki kepada pihak lain.

Related Posts: